Profil & Sejarah Kampus STIKes Panti Waluya Malang
STIKes Panti Waluya Malang
Profil & Sejarah Singkat STIKes Panti Waluya Malang
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Waluya Malang dinaungi oleh Yayasan Pendidikan Misericordia. Berkomitmen tinggi mendidik mahasiswa dengan keunggulan memiliki jiwa melayani dan peduli kepada orang lain, berwawasan global, yang berorientasi kepada pelayanan sesama.
Perjalanan Sejarah & Akreditasi Kampus
Berdiri sebagai Djuru Kesehatan (DK)
Lembaga Pendidikan Keperawatan ini berdiri sejak tahun 1955 berawal dari pendidikan Djuru Kesehatan (DK) di Malang.
Konversi Menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK)
Dikonversi menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Panti Waluya Malang.
Konversi Menjadi Akademi Perawat (Akper) Panti Waluya Malang
Berdasarkan Akreditasi, SPK Panti Waluya Malang dikonversi menjadi Akademi Keperawatan Panti Waluya Malang terakreditasi dengan nilai “B”.
Akreditasi Depkes Nilai Strata "A"
Akademi Keperawatan Panti Waluya Malang berhasil meraih Akreditasi Depkes dengan nilai Strata "A".
Akreditasi BAN-PT Nilai Strata "B"
Terakreditasi institusi dengan nilai strata “B” oleh BAN-PT berdasarkan SK Nomor: 941/SK/BAN-PT/Akred/PT/VIII/2015.
Akreditasi LAM-PTKes & Prestasi PTS Unggulan Ke-2
• Terakreditasi nilai strata ”B” oleh LAM-PTKes untuk Prodi Keperawatan (SK No: 0581/LAM-PTKes/Akr/Dip/V/2016).
• Meraih Peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Swasta Unggulan [Bentuk Akademi] Tahun 2016 di lingkungan Kopertis Wilayah VII Jawa Timur (SK No: 063/K7/SK/KL/2016).
Transformasi Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes)
Resmi berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Waluya Malang, membuka berbagai program studi unggulan vokasi dan sarjana.
Galeri Dokumentasi Sejarah (1955 - 1980-an)
Dokumentasi bersejarah perjalanan suster pendiri, staf pengajar, dan para perawat generasi awal STIKes Panti Waluya Malang.
Komitmen Pelayanan Kasih & Wawasan Global
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Waluya Malang merupakan lembaga pendidikan tinggi yang berkomitmen tinggi untuk mendidik mahasiswa dengan keunggulan memiliki jiwa melayani dan peduli kepada orang lain, berwawasan global, yang berorientasi kepada pelayanan sesama.